Sekolah Alam Pelopor

 
 
You are here:: Kolom Apel Kolom Guru Media Pembelajaran Aktif
 
 
Media Pembelajaran Aktif
Ditulis oleh Admin SD Apel   
Rabu, 15 Desember 2010 00:09

 

SISWA SEBAGAI PUSAT PEMBELAJARAN

Oleh

Imas Maryani

Guru SD Alam Pelopor

 

Dewasa ini seiring dengan perkembangan proses pendidikan di Indonesia, terjadi pergeseran paradigm berpikir serta beralihnya kiblat orientasi proses pembelajaran. Pembelajaran yang berpusat pada guru, manakala guru dianggap serba tahu, serba benar, dan serba bisa. Guru sebagai sentral dan menempatkan siswa pada level objek yang siap untuk dicetak. Seiring dengan perjalanan waktu paradigma seperti ini sudah berubah dengan memposisikan siswa sebagai makhluk yang unik, luar biasa potensinya , aktif dan sebagai pusat dari semua proses pembelajaran.

 

Pembelajaran merupakan proses aktif peserta didik yang mengembangkan potensi dirinya. Siswa atau peserta didik dilibatkan ke dalam pengalaman yang difasilitasi olah guru, sehingga siswa mengalami proses perbauran pengalaman dengan mellibatkan emosi, pikiran, terjalin dalam suasana yang menyenangkan dan menantang serta mendorong prakarsa para siswa.

Banyak model pembelajaran yang sudah dikembangkan, termasuk didalamnya model diskusi , dimana dengan model ini siswa akan dirangsang untuk memecahkan masalah, mencari informasi dari sumber alam di sekeliling dan pengalaman yang didapat dari hasil proses tersebut. Dari pengalaman tersebut maka siswa akan memproduksi kesimpulan sebagai suatu pengetahuan dari hasil pemikiran dan penggalian emosional pembelajaran.

Pengalaman dalam proses pembelajaran harus nerupakan kaitan langsung dengan kondisi realita atau konteks keseharian siswa, sehingga pengalaman dalam pembelajaran tersebut akan lebih bermakna. Metode ini yang dikenal dengan metode pembelajaran kontektual atau CTL, sehingga siswa akan ditantang untuk lebih aktif, kreatif serta inovatif dalam proses pembelajaran.

PERBEDAAN PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN

Ada beberapa yang membedakan antara kedua proses ini, yaitu sebagai berikut :

No.

Pengajaran

Pembelajaran

1.

Berpusat pada guru

Berpusat pada siswa

2.

Guru sebagai pelaku utama (subjek)

Guru sebagai fasilitator

3.

Suasana kaku, sangat tertib , tenang

Suasana interaktif

4.

Siswa terlibat dengan kompetisi untuk mengalahkan orang lain atau teman

Siswa didorong bekerjasama dalam mencapai tujuan, diskusi dan bertukar pikiran

5.

Siswa adalah tempat guru mencurahkan pengetahuan. Prestasinya adalah berupa hapalan

Siswa adalah sebagai pelaku proses , di mana siswa akan berusaha memecahkan masalah, menganalisis dan mengevaluasi.

6.

Evaluasi bersifat menyeleksi hapalan maupun merangking kuantitas hapalan.

Evaluasi oleh siswa bersifat refleksi dan berperan memperbaiki proses untuk meningkatkan prestasi.

7.

Sumber belajar buku teks dan guru

 

 

 

 

Sumber belajar adalah pengalaman eksplorasi mandiri dan keberhasilan teman dalam diskusi memecahkan masalah.

8.

Tempat belajar sebatas ruangan kelas.

Tempat belajar tidak sebatas ruang kelas melainkan semua sumber belajar yang ada di lingkungan sekitar dan jagat raya.

Sumber : Buku Media Pembelajaran Aktif oleh Hutomo Dananjaya

Ada banyak model pembelajaran yang dikembangkan yang mengarah pada proses pembelajaran sisiwa aktif dengan berbagai pola dan media yang dipergunakan, yang jelas siswa sangat dituntut untuk aktif, terlibat secra mendalam dalam proses, menganalisis, merumuskan dan membuat kesimpulan dari pengalaman belajar yang dimaknai oleh siswa.

Dalam pasal 1(1) UU No. 20 tahun 2003, memposisikan peserta didik sebagai “Pemikir”, yang aktif mencari makna Dallam dunianya dan belajar memaknai pengetahuan secara cultural, serta menghindarkan peserta didik dari proses belajar yang terbatas pada ekspose-ekspose didaktis.

Implementasi dari Undang-Undang tersebut terus digulirkan dan menjadi berbagai diskusi dan ruh dari program-program pembelajaran yang diramu dalam satuan kurikulum masing-masing sekolah unggulan. Semoga mutu proses pembelajaran di Indonesia akan semakin baik dengan seiring semakin baiknya juga para pelaku kunci yang mengelola proses pembelanjaran di sekolah -sekolah.

 

Add comment


Security code
Refresh