Sekolah Alam Pelopor

 
 
You are here:: Berita Lingkungan Hidup
 
 
Lingkungan Hidup
Minggu, 16 Januari 2011 02:33

MODERNISASI????

Di kelas SBI (Sistem Budaya Indonesia) aku dan teman sekelasku di suruh membuat makalah tentang kebudayaan-kebudayaan dan atau suku-suku yang ada di Indonesia. Dosen SBI menyuruh kamu untuk memaparkan tentang bagaimana keadaan suku-suku ataupun kebudayaan tersebut pada masa sekarang, yang tentunya juga disertai gambaran mengenai bagaimana kehidupan suku-suku ataupun kebudayaan itu di masa lalu. Ketika, aku membaca hasil makalah-makalah SBI dari teman-temanku yang lain dan makalah ku sendiri, aku menyimpulkan bahwa globalisasi dan modernisasi yang selama ini di agung-agungkan oleh para modernisator yang katanya akan membawa perubahan dan kemajuan yang lebih baik, nyatanya malah berkebalikan. Misalnya saja yang terjadi pada orang Dayak. Saya sangat tersentuh ketika membaca bagaimana kearifan lokal orang dayak diragukan atau disangsikan dan malah menjadi kambing hitam dalam kebakaran hutan yang selama ini terjadi di Indonesia, terutama yang terjadi di Kalimantan.

Kearifan lokal mereka terlibas dengan adanya HPH yang dimiliki perusahaan-perusahaan yang dalam pengelolaan hutan sangat liar tanpa memperhatikan aspek lingkungan. Berbeda dengan orangDayak, dimana mereka ketika mengolah tanah atau hutan, sangat memperhatikan aspek lingkungan (dalam artian mereka menggunakan cara pengolahan hutan yang berbasis pada bagaimana cara agar tetap lingkungan atau hutan itu terjaga kelestariannya).
Itu salah satu hal yang memang saya benci dengan adanya suatu modernisasi, globalisasi, dan apa pun itu yang sebenarnya memberikan dampak yang sangat fatal terhadap kehidupan manusia. Dahulu ketika globalisasi dan modernisasi belum datang keIndonesia, saya pikir Indonesia sudah cukup makmur tanpa harus berhubungan dengan luar negeri. Dengan kearifan lokal yang dimiliki setiap suku, mereka bisa mempertahankan diri mereka, dan dapat menjaga kondisi kestabilan alam yang sekarang mulai terguncang.

Ya meski tidak bisa dipungkiri modernisasi (bukan westernisasi) membawa banyak keuntungan bagi kehidupan kita, apalagi dengan kemajuan teknologi. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat kita berada dalam masa kemudahan. Kemudahan mendapatkan akses dalam berkomunikasi dan mendapatkan informasi, kemudahan dalam melakukan pekerjaan, dan kemudahan lainnya. Kemudahan-kemudahan itu terkadang disalahgunakan dan disalahartikan sehingga malah kemudahan yang tentunya membawa keuntungan bagi kita malah menjadi boomerang bagi kehidupan manusia. Boomerang inilah yang pada akhirnya merusak kehidupan di Indonesia yang semula adalah negara gemah ripah loh jinawi yang mempunyai kearifan-keraifan lokal yang dapat mempertahankan kehidupan mereka yang sangat sederhana dan tradisional.


 

Add comment


Security code
Refresh