Sekolah Alam Pelopor

 
 
You are here:: Berita
 
 
Berita Terkini
Manusia Bisa Melihat Medan Magnet
Senin, 14 November 2011 14:41

Tanpa disadari, manusia sebenarnya bisa melihat medan magnet bumi karena adanya suatu senyawa dalam mata. Ada kemungkinan, nenek moyang manusia dulu punya kemampuan tersebut. Sebuah studi menunjukkan bahwa ada kemungkinan protein bernama cryptochrome terdapat pada retina. Protein tersebut banyak didapati pada hewan dan tumbuhan sehingga beberapa spesies bisa menggunakan medan magnet bumi untuk melakukan navigasi.

 

 
Salmonella
Jumat, 07 Oktober 2011 11:23

Salmonella : Infeksi yang Mematikan

oleh Diana Himawan pada Pebruari 07, 2011, 10:05:00

Setiap hari, kita pasti mengkonsumsi makanan yang membuat tubuh bugar dan sehat, seperti makanan karbohidrat, protein dan sayur mayur. Makanan ini sangatlah penting untuk kondisi tubuh yang kuat. Tidak hanya makanan, kebanyakan dari kita juga pasti mempunyai hewan peliharaan dan hewan kesayangan seperti anjing, kucing, kura-kura, cicak atau pun ular, yang menurut kita sangatlah penting dalam hidup kita. Akan tetapi, kita tidak pernah mengetahui bahwa makanan atau minuman yang kita konsumsi telah terkontaminasi oleh bakteri Salmonellosis. Tidak hanya itu, kita juga tidak mengetahui kalau hewan pelirahaan kita sebenarnya membawa bakteri Salmonellosis ini, yang amat sangat membahayakan untuk manusia.

salmonellaBakteri Salmonellosis adalah bakteri yang menular dengan kecepatan luar biasa, dan bisa memperburuk dalam waktu yang sangat cepat. Infeksi Salmonella, disebabkan oleh bakteri Salmonellosis, bisa menyebabkan dehidrasi ekstrim dan juga kematian. Salmonellosis disebarkan kepada orang-orang dengan memakan bakteri Salmonella yang mengkontaminasi dan mencemari makanan. Salmonella ada diseluruh dunia dan dapat mencemari hampir segala tipe makanan. Namun sumber dari penyakit baru-baru ini melibatkan makanan-makanan seperti telur-telur mentah, daging mentah, sayur-sayur segar, sereal, dan air yang tercemar.

 
Pentingnya Menggosok Gigi
Senin, 12 September 2011 12:55

Bangun tidur ku terus mandi
Tidak lupa menggosok gigi
Habis mandi ku tolong ibu
Membersihkan tempat tidur ku

Lirik lagu di atas mungkin sangat familiar bagi kita di masa kanak-kanak. Di balik  lirik syairnya yang sederhana dan mudah dihafal ternyata ada penjelasan ilmiah yang perlu kita perhatikan. Lirik kedua “tidak lupa menggosok gigi” mengingatkan kita bagaimana pentingnya menggosok gigi. Bahkan Ikatan Dokter Gigi Indonesia (IDGI) menyarankan untuk menggosok gigi sekurang-kurangnya dua kali sekali. Ada apakah gerangan? Berikut  adalah penjelasan sederhana kenapa kita mesti menggosok gigi.

Air liur (secara ilmiah disebut dengan saliva) mengandung lebih dari seratus milyar (108) bakteri per milimeternya. Dalam air liur juga mengandung lapisan tipis glikoprotein yang menempel pada enamel gigi, dan menjadi medium pertumbuhan bagi milyaran bakteri tersebut.

Di antara milyaran bakteri tersebut, Streptococccus mutans merupakan bakteri yang menyebabkan pembusukan dan menyebabkan lubang pada gigi. Bakteri ini menghasilkan suatu enzim khusus yang dikenal dengan glukosil transferase yang berkerja secara spesifik dalam penguraian sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa (sukrosa merupakan jenis gula yang kita konsumsi sehari-hari). Enzim ini selanjutnya akan merombak glukosa yang telah diuraikan tadi menjadi suatu polisakarida yang disebut dengan dextran. Plak gigi (dental plaque), atau disebut juga dengan karang gigi, merupakan sejumlah besar dextran yang menempel pada enamel gigi dan menjadi media pertumbuhan bagi berbagai jenis bakteri tersebut.

Pembentukan plak gigi ini merupakan langkah awal dalam proses pembusukan gigi. Hasil penguraian sukrosa yang kedua adalah fruktosa. Bakteri Lactobacillus bravis mengubah fruktosa menjadi asam laktat melalui serangkaian reaksi glikolisis dan fermentasi. Terbentuknya asam laktat akan menyebabkan penurunan pH pada permukaan gigi. Suasana asam ini menyebabkan  kalsium dari enamel gigi akan terurai atau rusak.

Secara alamiah kita memproduksi 1 liter air liur setiap hari yang berguna  mengurangi keasaman mulut. Akan tetapi, plak gigi yang terbentuk tidak bisa diuraikan oleh air liur tersebut. Plak gigi ini menahan keberadaan bakteri. Akibatnya asam laktat akan tetap terbentuk dan tetap akan merusak enamel gigi.

Menggosok gigi secara teratur dapat membantu mengurangi pembentukan plak gigi. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung sukrosa juga merupakan langkah pencegahan kerusakan gigi. Kontrol kesehatan gigi secara berkala merupakan salah satu langkah menjaga kesehatan gigi. Agar kita dapat membantu ibu bukan hanya sekedar membersihkan tempat tidur lho... ^_*

 
Lactobasillus, Bakteri baik untuk kesehatan
Selasa, 09 Agustus 2011 09:28

Putro Agus Harnowo - detikHealth

 


Lactobacilli adalah bakteri yang biasanya hidup  dalam usus dan vagina manusia. Lactobacillus acidophilus sering dianggap bermanfaat karena memproduksi vitamin K, laktase, dan zat anti mikroba seperti acidolin, acidolphilin, lactocidin, dan bacteriocin. Percobaan pada manusia membuktikan manfaat L Acidophilus dalam mengobati infeksi vagina.

Ada banyak spesies lactobacillus yang berbeda. Bakteri ini cukup ramah dan biasanya hidup di sistem pencernaan, saluran kencing, dan kelamin tanpa menyebabkan penyakit. Lactobacillus juga ditemukan dalam beberapa makanan fermentasi seperti yogurt dan makanan suplemen.

Namun akhir-akhir ini muncul kekhawatiran mengenai beberapa kualitas produk lactobacillus. Beberapa produk dilabeli mengandung Lactobacillus acidhopilus namun ternyata tidak mengandung sama sekali atau mengandung jenis lactobacillus yang lain seperti Lactobacillus bulgaricus. Bahkan beberapa produk terkontaminasi dengan bakteri yang tak bersahabat.

Lactobacillus digunakan untuk mengobati dan mencegah diare, termasuk jenis infeksi seperti diare akibat virus pada anak-anak dan diare pelancong. Juga digunakan untuk mencegah dan mengobati diare yang berhubungan dengan penggunaan antibiotik.

 
Sejarah Warna Bendera Merah Putih
Senin, 08 Agustus 2011 12:27

Warna merah-putih bendera negara diambil dari warna Kerajaan Majapahit. Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih. Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.

 
Wisata Ke Bulan
Selasa, 26 Juli 2011 15:25

Penulis : Alex Pangestu / National Geographic Indonesia

Editor : Tri Wahono

| Minggu, 1 Mei 2011 | 15:53 WIB

kapal

 

KOMPAS.com - Space Adventures, sebuah perusahaan wisata luar angkasa, berencana membuat wisata mengelilingi Bulan dalam waktu kurang dari 5 tahun lagi. Program ini bakal menggunakan kapsul dan roket milik Rusia.

Roket Soyuz milik Rusia sudah disiapkan untuk dua wisatawan yang berminat. Mereka dan seorang komandan akan diluncurkan ke orbit Bumi untuk bertemu dengan roket tanpa awak yang sudah dikirim sebelumnya. Selanjutnya roket tersebut akan meluncurkan mereka ke Bulan.

Ada juga jalur alternatif. Mereka dikirim ke International Space Station (ISS) sebelum diluncurkan ke Bulan. Perjalanan ini akan memakan waktu delapan atau sembilan hari.

Para wisatawan tidak akan mendarat di Bulan, tetapi akan mengitarinya pada jarak minimum sekitar 100 kilometer. Wisatawan bisa melihat permukaan bulan yang berkawah serta melihat "terbitnya Bumi" yang sampai saat ini baru disaksikan oleh 24 orang.

Wisatawan diminta menyiapkan dana sekitar 150 juta dolar AS untuk perjalanan ini atau sekitar lima kali lipat biaya wisata luar angkasa ke ISS selama ini. Saat ini, sudah satu orang yang memastikan untuk berangkat. Space Adventures masih mencari satu wisatawan lain. Anda berminat? (National Geographic Indonesia/Alex Pangestu)


 
Racun Lebah
Kamis, 21 Juli 2011 10:12

Racun Lebah, Bahan Pendeteksi Bom

Penulis : Alex Pangestu/National Geographic Indonesia
Editor :Tri Wahono
| Minggu, 22 Mei 2011 | 16:18 WIB

 

KOMPAS.com — Racun pada lebah ternyata bisa digunakan untuk mendeteksi bom. Penggunaan teknologi dengan teknik ini segera dipatenkan.

Peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) menemukan ada fragmen protein dalam racun lebah, yang disebut bombitin, dapat mendeteksi bahan peledak, seperti TNT. Pada saat percobaan tim MIT melapisi bagian dalam tabung karbon dengan bombitin. Kemudian, tabung itu diletakkan di sekitar sampel udara yang diambil dari sekitar berbagai bahan peledak.

Tim mendapati perubahan panjang gelombang pendaran cahaya tabung berubah ketika molekul nitroaromatik dari bahan peledak bersatu dengan protein dari lebah. Perubahan ini tak kasat mata, tapi dapat dideteksi dengan mikroskop khusus.

 
Fungsi Air Bagi Tubuh Manusia
Kamis, 21 Juli 2011 08:32
Air yang menutupi bumi lebih dari 70 % sangat besar manfaatnya baik untuk lingkungan maupun untuk mahluk hidup, lebih-lebih untuk manusia. Air merupakan mineral yang sangat vital bagi tubuh manusia. Apa saja fungsi air bagi tubuh? Berikut 10 fungsi penting air menurut dr.Tan Shot, Yen, M.Hum, medical doctor dan penulis buku.
 
Islam
Jumat, 22 April 2011 22:49

Mereka Memilih Islam dan Bangga Menjadi Muslim

Kamis, 21/04/2011 11:30 WIB | email | print

Sekarang, Milena mengikuti kelas pelajaran Al-Quran yang diselenggarakan setiap Rabu malam di North Hudson Islamic Center, Union City, New Jersey. ia adalah salah satu dari ribuan warga AS keturunan Amerika Latin yang masuk Islam.

Milena mengucapkan syahadat sebulan yang lalu, meski ia sudah menikah dengan seorang lelaki muslim keturunan Pakistan selama tujuh tahun. Selama ini, Milena yang selalu menolak untuk masuk Islam jika alasannya hanya demi suaminya yang muslim.

 
Alien
Jumat, 22 April 2011 22:36

Jasad Alien di Siberia Ternyata Hoax

Jasad yang diklaim alien di Siberia. (dailymail)

TEMPO Interaktif, Jakarta - Video jasad alien di Irkutsk, Siberia, Rusia ternyata hanya hoax alias lelucon. Orang iseng yang berada di balik video itu adalah Timur Hilall, 18 tahun dan Kirill Vlasov, 19 tahun. Mereka mengaku Alien yang memiliki tinggi sekitar 60 sentimeter itu terbuat dari roti gandum yang sudah apak alias bulukan. 

 
penelitian
Jumat, 22 April 2011 22:34

Menristek: Kebutuhan Dana Penelitian Rp 63 Triliun

TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Negara Riset dan Teknologi Suharna Surapranata mengatakan untuk mengejar ketertinggalan teknologi dibandingkan negara lain, Indonesia harus menyediakan anggaran penelitian setidaknya 1 persen dari produk domestik bruto. "Kebutuhan anggaran riset mencapai Rp 63 triliun setiap tahunnya," ujar Suharna kepada wartawan usai menghadiri acara seminar radar nasional di Gedung Bidakara, Jakarta, kemarin.

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL