Sekolah Alam Pelopor

 
 

Sekolah Alam Pelopor

SD Apel (Alam Pelopor) - Obyek Tamasya Ilmu, merupakan sekolah yang berwawasan lingkungan yang banyak menggunakan "Alam Semesta" sebagai media belajar, dengan menggunakan sistem belajar "out-door"dan "in-door". Selengkapnya..

 
 
 
 
 
 
PENERIMAAN SISWA BARU (RIMBA)
Minggu, 28 Oktober 2012 02:03

PENERIMAAN SISWA BARU (RIMBA)

TAHUN AJARAN 2013/2014

MULAI BULAN JANUARI 2013

PENDATAAN SISWA BARU BULAN NOVEMBER- DESEMBER (WAITING LIST)

HUB: 022-87700777 atau 081394854080

LIHAT DAN BUKTIKAN...

FUN DAN PRESTATIF..... ITULAH KAMI

 
Stimulasi Kerja Otak
Minggu, 03 Juni 2012 22:17

 

Pikiran Rakyat Hal. 22                                            Bandung,  Rabu 18 Februari  2009

Belajar di Atas Kolam , Menstimulasi Kerja Otak

SEGALA bentuk sumber daya yang disediakan oleh alam, merupakan limpahan kenikmatan  yang bagi makhluk hidup di muka bumi, seluruhnya.  Hingga manusia hidup damai bersama-sama dengan alam. Alangkah indah bila kedua “kubu” itu bisa berjalan beriringan, dan hal tersebut bias kita lihat di sebuah sekolah dasar (SD) di Bandung, yaitu SD Alam Pelopor atau biasa di singkat SD Apel.

 
SD ALAM PELOPOR
Selasa, 24 April 2012 01:01

SD Alam Pelopor, Rancaekek – Bandung

Anak pertama saya, Annisa, menuntut ilmu dengan bermain di Sekolah Dasar Alam Pelopor. Letaknya di Jalan Kaktus Raya Rancaekek Kabupaten Bandung. Sekolah alternatif di tengah sawah dengan kurikulum unggulan Pendidikan Agama Islam, science, english, dan matematika.

Kepala sekolahnya adalah Ir. Imas Maryani, seorang Ibu yang ramah  dengan visi yang jauh ke depan, merintis mendirikan sekolah ini sejak 2003. Awalnya, murid-murid di sekolah ini adalah anak dari pengajar. Terdiri dari 6 kelas, mulai dua tahun lalu ada kelas A dan B untuk masing-masing tingkatan. Saat ini baru sampai kelas 2. Sudah meluluskan satu angkatan dan angkatan kedua tahun ini.

Metoda belajarnya, fun dan prestatif. Guru menyediakan suasana yang fun untuk belajar, otomatis anak suka dengan belajar. Begitu pengertian fun yang saya tangkap dari Ibu Dedeh, guru wali kelas Annisa. Di kelas Annisa ada 2 guru untuk 20 orang murid. Guru wali kelas dan guru pendamping yang biasa dipanggil Bunda. Bunda Annisa di sekolah bernama Bunda Seroya, teman bermain anak-anak. Sekarang sedang proses wawancara multiple intelligence untuk pengarahan minat dan bakat anak yang unik. Kerjasama guru dan orangtua untuk kesuksesan anak di sekolah.

Prestatif pun terlihat dari piagam dan piala yang terpajang di administrasi sekolah. Misalnya sekolah berakreditasi A menuju standard Internasional, juga Pemenang Sekolah Sehat untuk Kabupaten Bandung tahun 2010.

 
Proses belajar Gaya SD Apel
Selasa, 24 April 2012 00:48

13111665201964860568

PROSES BELAJAR GAYA SD ALAM PELOPOR RANCAEKEK BANDUNG

Bagi seorang siswa, kenyataan yang akan dihadapi saat memasuki sekolah adalah rutinitas sehari-hari duduk di ruang kelas mendengarkan penjelasan dari guru. Tapi realitas akan berbeda jika seorang siswa belajar tidak di ruang kelas, melainkan di tempat-tempat terbuka layaknya di film Dead Poets Society yang di bintangi oleh Robbin Williams.

 

Metode seperti itu sangat efektif untuk menumbuh kembangkan kepekaan seorang siswa, setidaknya metode itu diselenggarakan di SD Alam Pelopor (SD Apel) yang terletak di Jl. Kaktus Raya, Perum Kencana Rancaekek Kabupaten Bandung. Memasuki sekolah, hamparan sawah membentang mengelilingi SD Apel. Bale-bale terisi beberapa pengajar yang tengah berteduh akibat panas terik matahari dengan ditemani bekal makan siang. Di depan bale Panggung Kamotekaran,tempat para siswa menunjukkan bakatnya, merpati turut menemani mereka makan siang.

 

 

Sejak mulai pendiriannya, sekolah ini memulai metode belajar yang lain dari sekolah -sekolah pada umumnya. Saat siswa merasa jenuh dengan dinding kelas, justru siswa SD apel menginginkan waktu lebih di sekolahnya. Pasalnya, mereka terbiasa belajar di ruang-ruang terbuka yang tidak membosankan, misalnya di tengah-tengah sawah, perahu apung di atas kolam ikan dan di kebun-kebun yang tanamannya telah mereka tanam sebelumnya.Dampaknya, para siswa memiliki nilai lebih dalam soal kepercayaan diri serta kepekaan terhadap lingkungan dan rekan-rekannya.

 
Ikan
Kamis, 26 Januari 2012 22:08
Karbondioksida Merusak Otak Ikan
Yunanto Wiji Utomo | Tri Wahono | Senin, 16 Januari 2012 | 20:02 WIB

 

Kompas/Lasti Kurnia
Ilustrasi

QUEENSLAND, KOMPAS.com - Karbondioksida (CO2) yang konsentrasinya terus meningkat terbukti berpengaruh terhadap ikan yang hidup di lautan. Demikian hasil studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Climate Change baru-baru ini.

"Dan sekarang cukup jelas bahwa gas CO2 menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem saraf pusat ikan, yang akan berdampak pada ketidakmampuan untuk survive," ungkap Phillip Muday, peneliti, seperti dilaporkan AFP, Senin (16/1/2012)

 
Sabun Magnetik
Kamis, 26 Januari 2012 22:02
Ilmuwan Ciptakan Sabun Magnetik Pertama di Dunia
Yunanto Wiji Utomo | Laksono Hari W | Selasa, 24 Januari 2012 | 18:55 WIB
SHUTTERSTOCK Ilustrasi

LONDON, KOMPAS.com - Ilmuwan berhasil menciptakan sabun magnetik pertama di dunia. Ini berarti bahwa sabun dan material yang terlarut olehnya bisa dihilangkan secara mudah dengan menggunakan medan magnet. Ke depan, jenis sabun ini bisa diaplikasikan pada tumpahan minyak dan air limbah.

Detail inovasi ilmuwan ini dipublikasikan di jurnal ilmu kimia Angewandte Chemie. Salah satu ilmuwan yang terlibat dalam riset inovatif tersebut adalah Julian Eastoe dari Universitas Bristol, Inggris. "Jika Anda mengatakan pada pakar kimia 10 tahun lalu, 'Ayo kita buat sabun yang merespons gaya magnet,' mereka akan melihat Anda dengan tatapan kosong," kata Eastoe seperti dikutip BBC News, Senin (23/1/2012).

 
Venus
Kamis, 26 Januari 2012 22:01
Adakah Kehidupan di Venus?
Yunanto Wiji Utomo | A. Wisnubrata | Selasa, 24 Januari 2012 | 11:19 WIB
Leonid Ksanfomaliti Objek piringan setengah lingkaran yang diklaim oleh Leonid Ksanfomaliti sebagai tanda kehidupan di Venus.

WASHINGTON, KOMPAS.com — Adakah kehidupan di Venus? Seorang ilmuwan dari Pusat Penelitian Antariksa Rusia, Leonid Ksanfomaliti, menjawabnya, "ya".

Ksanfomaliti mengatakan hal itu berdasarkan hasil analisisnya pada citra tangkapan wahana antariksa Venera-13 yang menjalankan misinya pada 1982.

Lewat publikasi di majalah Solar System Research, Ksanfomaliti mengungkapkan bahwa tanda kehidupan yang dimaksud berupa obyek piringan, sayap hitam kecil, dan obyek berbentuk kepiting. Semua obyek tersebut muncul, mengalami fluktuasi, dan menghilang, menunjukkan bahwa obyek itu bergerak.

 
kereta super cepat
Kamis, 26 Januari 2012 21:47

Indonesia Bakal Memiliki Kereta Peluru Supercepat

TEMPO.CO, DEPOK - Pemerintah berencana mengoperasikan kereta api supercepat di jalur Jakarta-Surabaya. Kereta yang diberi nama Argo Cahaya ini akan melayani sembilan stasiun sepanjang rute dua kota tersebut. "Kurang dari tiga jam sudah sampai di Surabaya, yang berjarak 665 kilometer dari Jakarta," kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Rabu 25 Januari 2012.

Dia menjelaskan, kereta supercepat ini akan mengadopsi kereta sejenis -- Shinkansen-- yang dioperasikan di Jepang. Dana yang dibutuhkan untuk megaproyek ini sekitar Rp 150-180 triliun. Untuk membangunnya, dibutuhkan waktu lima tahun.

 

Untuk tahap awal, kata Bambang, pemerintah akan melakukan studi proyek kereta supercepat ini. "Persiapan Argo Cahaya harus matang. Memang sudah ada investor, tapi baru ngomong-ngomong saja.”

 
Badai Matahari
Kamis, 26 Januari 2012 21:35

Tenang, Radiasi Badai Matahari tak Bahayakan Manusia Kok

 
Dilarang Non muslim naik haji
Kamis, 17 November 2011 22:40

Non-Muslim Naik Haji

Bagi seorang Muslim, berkunjung ke Tanah Suci Makkah merupakan salah satu cita-cita tertinggi dalam ritual keislamannya. Sebab, berhaji ke Tanah Suci disebut sebagai ritual penyempurna setelah syahadat, shalat, zakat dan puasa.

Namun, posisinya sebagai Kota Suci menjadikan Makkah terlarang bagi orang non-Muslim. Tak seorang pun selain Muslim yang diperbolehkan untuk menginjakkan kakinya di Makkah. Dan, pesona Makkah dengan sederet misteri dan kesakralannya, ditambah dengan larangan itu membuat sebagian non-Muslim orientalis asal Eropa justru tertantang untuk berkunjung ke Kota Suci Muslim itu. Tak peduli walau hokum penggal selalu siap mengganjal mereka jika aksinya itu diketahui oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Para orientalis itu tak ubahnya seperti Muslim; mereka memiliki minat yang sangat tinggi terhadap Makkah. Namun, bedanya, minat mereka ke sana bukan untuk melakukan ritual haji, tapi untuk meneliti Islam dari tempat turunnya itu.

 

Karena hasrat kalangan non-Muslim untuk berkunjung ke Makkah itu berbenturan dengan larangan bagi mereka untuk menginjakkan kaki di Tanah Suci Muslim, maka mereka yang nekat itu baiasanya datang dengan menyembunyikan jati diri dan menyamar layaknya seorang Muslim yang sedang berhaji. Mereka berpakaian seperti seorang Muslim, menjalani ritual haji dan berbagai ritual keislaman lainnya.

 
Surat Dari Nabi Muhammad untuk Kaum kristen
Kamis, 17 November 2011 22:38

Pada tahun 1517, seri asli dari piagam ini diambil oleh Sultan Selim I dari Turki dan saat ini berada di Museum Topkapi di Istanbul.

Adapun isi surat tersebut, yaitu:

 

Ini adalah pesan dari Muhammad Ibn Abdullah, sebagai perjanjian bagi siapapun yang menganut Kekristenan, jauh dan dekat, bahwa kami mendukung mereka. Sesungguhnya saya, para pelayan, para penolong dan para pengikut saya membela mereka, karena orang-orang Kristen adalah penduduk saya dan karena Allah! Saya bertahan melawan apapun yang tidak menyenangkan mereka. Tidak ada paksaan yang dapat dikenakan pada mereka. Sekalipun oleh para hakim-hakim mereka, maka akan dikeluarkan dari pekerjaan mereka maupun dari para biarawan-biarawan mereka, maka akan dikeluarkan dari biara mereka. Tidak ada yang boleh menghancurkan rumah ibadah mereka, atau merusaknya, atau membawa apapun daripadanya ke rumah-rumah umat Islam. Jika ada yang mengambil hal-hal tersebut,maka ia akan merusak perjanjian Allah dan tidak menaati Rasul-Nya.

 


 
 
 
 

Info Terbaru

Popular News

Kampus Alam Pelopor

Full Day School - SD Alam Pelopor
Akreditasi "A"
Ijin Operasional No. 42:/3415-Disdik/2003
Alamat : Jl. Kaktus Raya No. 100
Bumi Rancaekek Kencana Bandung
[lihat peta]